Kepulauan Seribu – Pulau Pramuka dan Sekitarnya

Perjalanan dimulai dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Kami berangkat dengan menggunakan kapal mesin yang mampu memuat 180 orang. Perjalanan di pagi yang cerah itu akan menuju ke dua tujuan. Kapal berhenti di pemberhentian pertama, yaitu Pulau Pari setelah menempuh dua jam perjalanan. Kebanyakan penumpang di kapal (sekitar 80%) turun di Pulau Pari. Kemudian kapal melanjutkan perjalanan selama satu jam untuk mencapai Pulau Pramuka. Yes, total tiga jam perjalanan kami diombang-ambing ombak Teluk Jakarta.

Sesampai di Pulau Pramuka, kami diantar oleh Mas Herman (local guide) menuju penginapan untuk kami (Laylad Homestay) yang ternyata berada persisi di bibir pantai. Woiyooo… We totally became alay (baca: anak layut) :p

Image

welcome

Begitu kami masuk penginapan, sudah siap hidangan makan siang di atas meja di ruang tamu. Penginapan kami berbentuk rumah yang di dalamnya ada dua kamar tidur berisi dipan kasur berukuran cukup besar. Plus satu kasur di lantai tepat di depan TV di ruang tengah. Kamar mandi ada dua. Intinya, penginapannya nyaman. *kasih jempol*

Setelah istirahat (makan siang, sholat, leyeh-leyeh), kami bersiap untuk ber-snorkeling ria di siang hari yang sangat panas. Pemberhentian pertama adalah Pulau Semak Daun. Yang kami lakukan di sini hanyalah briefing dan pemanasan sekitar 30 menit saja. Pulau ini ramai dikunjungi wisatawan yang asyik berenang dan main sepakbola pantai.

Setelah cukup “panas”, Mas Herman membawa kami menuju Pulau Air. Dalam perjalanan menuju Pulau Air, ada pemandangan hebat yang jarang bisa didapat di Kepulauan Seribu. Tidak jauh dari kapal, terdapat sekelompok ikan lumba-lumba (sekitar 5-6 ekor) yang sedang asyik berenang. Cantik sekali ya cara mereka berenang. Saking asyiknya menikmati sampai-sampai tidak sempat ambil foto.

Di Pulau Air, aktivitas snorkeling dimulai. Cukup lama juga kami di tempat ini. Sesekali kami mencoba menyelam di kedalaman. Lumayan…

Setelah Pulau Air, Mas Herman tidak membawa kami ke pulau-pulau tapi ke spot-spot perairan yang pemandangan bawahnya bagus. Total kami berhenti di empat spot.

Image

(atas) Rifki-Arlinda-Wiwik (tengah) Rani-saya-Nino (bawah) Alief-Febra-Pandu

Rombongan kami kembali ke penginapan di Pulau Pramuka sekitar waktu maghrib. Hari yang melelahkan itu kami akhiri dengan menikmati seafood barbeque di malam hari.

Hari kedua alias hari terakhir, agenda kami adalah bersepedaan mengelilingi pulau dan mengunjungi tempat program pelestarian penyu sisik di Pulau Pramuka. Kami mendapat kabar buruk bahwa beberapa hari sebelum kunjungan kami, lebih dari sepuluh bayi penyu mati. Apa penyebabnya? Menurut penjaga tempat pemeliharaan penyu tersebut, kemungkinan karena keracunan oleh tangan pengunjung. Sering pengunjung yang datang bermain-main dengan bayi-bayi penyu tersebut yang diletakkan di dalam ember. Tangan pengunjung yang tercelup ke dalam air di ember itulah yang diduga meracuni. Bisa saja mungkin karena tangan si pengunjung baru saja cuci tangan dengan sabun atau baru saja memakai lotion. Hal ini dikarenakan bayi penyu sangat sensitive terhadap zat-zat yang tidak netral (kimiawi).

Image

Bayi-bayi penyu sisik

Image

Bisa sewa sepeda untuk keliling pulau

Selesai keliling pulau dan beberes, kami meninggalkan Pulau Pramuka untuk menuju pemberhentian terakhir kami yaitu Pulau Onrust. Diperlukan perjalanan menggunakan kapal selama sekitar dua jam. Di Pulau Onrust, terdapat bangunan peninggalan jaman Belanda dan Jepang. Agak kurang jelas juga sebenarnya pulau itu digunakan untuk apa pada jaman itu. Di pulau itu terdapat di antaranya bangunan bekas rumah sakit, tempat karantina calon jamaah haji, penjara, dan kuburan. Sampai saat ini pun kami tidak tahu apa korelasi dari bangunan-bangunan tersebut.

Image

Pulau Onrust; penjara, kakus, barak karantina haji, makam, rumah sakit

Dari Pulau Onrust, hanya dibutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk mencapai Muara Angke. And that’s a wrap. Berakhir sudah liburan singkat yang mendadak itu. Salam Jalanjalan Goyanggoyang. See you on the next vacation.

Image

Lakukan segalanya yang bisa dilakukan di masa muda. Jump high!

foto koleksi pribadi dari kamera saya & Pandu

.iwp.
Let’s share – Let’s shine

Advertisements

2 Comments

Filed under Uncategorized

2 responses to “Kepulauan Seribu – Pulau Pramuka dan Sekitarnya

  1. mba ,,, bisa minta info kontak person homestay laylad ?
    saya hubungi nomor2 yang ada di google gak bisa nyambung,
    terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s